Melatih Anak Mandi Sendiri dengan Nyanyian

July 13, 2017

Tan Malaka mengatakan,

sumber
Kutipan Tan Malaka tersebut cukup memotivasi saya untuk terus menerapkan kemandirian kepada anak kami, Asaboy. Sebelum tugas game level 2 dari kelas IIP Bunda Sayang ini, saya sudah pernah menulis tentang bagaimana menumbuhkan kemandirian Asaboy sejak dini.

Terbentur, terbentur, terbentur, terbentuk
Walaupun rasanya melelahkan, tapi lebih baik kami menelan asam garam dan lelahnya mengerjakan dua kali suatu pekerjaan, daripada harus menghadapi anak yang manja dan tidak dapat berdiri di atas dua kakinya sendiri di masa mendatang.

Sebagai orang tua, saya dan papoy ingin Asaboy menjadi pribadi yang tidak menyusahkan orang lain ketika nanti kami sudah tiada. Karena hey, siapa yang tahu kapan Allah akan memanggil, ya nggak? :)

Dengan metode one skill one week, maka minggu ini kami menargetkan Asaboy dapat mandi sendiri (secara benar dan bersih). Allah Maha Tahu kekurangan saya, sebetulnya papanya sudah menerapkan program "mandi sendiri" ini sejak setahun lalu, tapi saya suka gemas dan nggak sabaran menunggu Asaboy selesai mandi. Karena tahu sendiri kan ya bu, kalau anak dibiarkan mandi sendiri, maka porsi mandi benernya itu cuma 30% dan selebihnya main air?

melatih si kecil mandi sendiri :D

Hari pertama Asaboy mandi sendiri (di bawah pengawasan saya), Asaboy rada berontak. Ia nggak mau mandi tanpa dimandikan saya. Katanya "dimandiin aja sama mami, biar cepet... " (yeup, that was my words) Dulu saya selalu mengatakan, "sini mami mandiin aja deh, kamu kalau mandi sendiri lama"
Maka yang tertanam di pikiran si kecil adalah, "saya nggak sanggup mandi sendiri".
Huaaaa.. maafin mami ya boy..

Ketika saya mulai menerapkan "mandi sendiri" lagi, ia pun kaget dan merasa nggak sanggup. Hiks.
Jadi saya berimprovisasi dengan nyanyian (nada lagu "Kalau Kau Senang Hati")

Kalau mandi apa yang disiram dulu?
(Kepala)
Lalu siram badannya semuanya
Leher, badan, juga ketek
Jangan lupa s*langk*ng*n
Siram semuanya supaya bersih

Tuang shampoo ke tangan lalu keramas
Tuang sabun ke badan lalu gosok
Siram lagi tubuhnya
Dari kepala sampai kaki
Badannya jadi bersih juga wangi

Jangan lupa giginya disikat juga
Supaya mulutnya bersih juga harum
Habis mandi keringkan badan
Setelahnya pakai baju
Lalu sisir rambutnya jadi ganteng

Hahaha.. improvisasi banget, ya?
Mungkin sudah nasib, emaknya tukang ngarang maka jadilah lagu abal-abal dengan lirik yang berganti-ganti sesuai kondisi.

Hasilnya, si bocil berhasil mandi dengan tingkat kebersihan sekitar 50%. Kenapa cuma setengah? Karena punggungnya belum digosok. hahaha.. Tadinya saya mau finishing, tapi khawatir nanti dia nggak PD lagi mandi sendiri. So, mandi pagi tadi nggak apa-apalah ya punggungnya belum digosok.. yang penting targetnya kan PD mandi sendiri dan emaknya sabar melatih Asaboy supaya bisa mandi dengan hasil paripurna.

Semoga kita konsisten ya booooy.. Amin!
Itu cerita mandi pagi, mandi sorenya lebih epik lagi, sih. Emaknya sempat marah karena si kecil mandinya lamaaaaa banget (karena emak nyambi beberes rumah) huaaa... PR banget sungguh..

Tapi ya apalah apalah.. namanya juga usaha. Tetap semangat ya kita, boy.. :*

#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari


You Might Also Like

0 comments