Mendongeng, Media Komunikasi Bersama Anak

Kebiasaan yang sedang kami coba untuk tanamkan ke Asaboy adalah kesadaran untuk bersih-bersih sebelum tidur, termasuk sikat gigi dan ganti baju.

Alasannya sederhana, kebersihan adalah sebagian dari iman. Selain itu, kalau anak tidur dalam keadaan bersih dan wangi, bobonya akan lelap dan ia bisa beristirahat secara maksimal. Well, itu mah harapan kami. Kenyataannya? nggak selalu seindah harapan.

Pepatah mengatakan, banyak jalan menuju Roma. Demikian pula dengan cara meningkatkan kesadaran (awareness) anak. Kalau mencontohkan masih belum mempan, maka senjata saya berikutnya adalah... bercerita. Asaboy senang sekali mendengar cerita. Kalau dia sedang cranky pun, kadang saya suka iseng bilang "mau mami ceritain nggak, mas?". Lalu dia yang tadinya ngambek langsung semangat dan mengangguk dengan mata berbinar.

Enough said, jadi kemarin malam Asaboy lagi kumat malas bersih- bersihnya. Papanya sudah meluncurkan berbagai cara untuk membujuk anak semata wayangnya supaya mau melaksanakan ritual sebelum tidur. Hasilnya? Nol besar. Anaknya kekeuh nggak ngantuk dan menolak diajak ke kamar mandi.

Lalu saya coba untuk membujuknya. Dimulai dengan kalimat sakti, "mas, mau diceritain nggak?" lalu si kecil langsung mendekat ke saya dan minta didongengkan.

begini ceritanya,
Pada suatu hari, ada seekor gajah kecil bernama El. Ia suka sekali bermain. Biasanya ia akan bermain seharian bersama teman-temannya. Sampai di rumah, El bertemu mamanya. Karena badan El bau dan berkeringat, maka mamanya bilang "El, bersih-bersih dulu", eh tapi El menolak. Ia memilih untuk masuk kamar dan bobo. Tidak lama setelah itu, terdengar suara El berteriak, "Mamaaaaaa..."
"Kenapa, El?"
"Huaaa...mama..di kasurku banyak semuthuaaa...aku digigit"
"Ya Allah nak.. coba sini mama liat." Mama El langsung masuk ke kamar El dan kaget melihat banyak semut di kasur anaknya.
"Wah, El belum bersih-bersih, sih...jadi disemutin deh"
Tiba-tiba Asaboy nyeletuk, "mami...mas mau bersih-bersih..."

Yaaaaay... akhirnyaaa...

Comments

Popular posts from this blog

Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) 2015

Meminta Maaf

Periksa Skoliosis Dengan BPJS (1)