Alah Bisa Karena Biasa

July 16, 2017

Image: She-speaks-life


Konon katanya kalau kita ingin membuat kebiasaan baru, maka lakukanlah selama 21 hari berturut-turut. I don't know for sure whether it's true or not, all I know is, when you make a routine, it will be your habit. That's it.
Nah, ngomong-ngomong soal kebiasaan, kami sedang membiasakan si kecil untuk bisa bersih-bersih alias cuci badan (bukan mandi, ya) sebelum tidur. Karena si bocil ini gampang berkeringat, jadi kalau nggak bersih-bersih dan ganti baju sebelum tidur rasanya ga afdhal.
Kebiasaan yang kami terapkan sejak ia bayi ini memang sih jadi PR banget, salah satunya cucian baju kotor mas yang menumpuk. Sehari anak ini bisa ganti baju 4 s.d 5 kali. Tapi ya namanya juga anak-anak, kan? Nggak ada noda, nggak belajar...hehe...
Eh tapi saya dan papanya juga begitu sih. Walaupun sudh mandi sore, tetap aja nggak betah kalau baju lembap karena keringat lalu dipakai tidur. Kebayang kan tumpukan baju kotor kami sehari? hahaha... ganjen kok sekeluarga :p
So, kali ini saya mau mencatat tentang suksesnya bersih-bersih tanpa drama. Seharian tadi kami pergi sampai sore. Mulai dari acara kondangan, silaturahim sampai arisan keluarga. Maghrib baru sampai di rumah. Biasanya kalau pergi ke mana-mana, Asaboy kami sempatkan mandi sore di tempat tujuan. Tapi karena tadi rada ribet, maka ga sempatlah dia mandi sore di rumah tante tempat arisan.
Sampai di rumah, karena sudah malam jadi Asaboy nggak ada sesi mandi. Cuma ganti baju lalu makan malam. Ketika waktunya tidur, saya ajak ia bersih-bersih. Tapi ia menolak. Ia bilang 'kan mas udah ganti baju, mami. Mas dah ga pake baju pergi' Saya dengarkan dan biarkan ia sedikit misuh-misuh.
Setelah ia puas berbicara, lalu saya bilang "mas, ingat lalat yang suka hinggap di sampah?"
"ingat" katanya
"Nah, lalat itu senang sekali benda yang kotor... termasuk badan kita...kalau badan kita kotor dan bau, lalat suka sekali"
"apa mas mau dihinggapi lalat?"
Ia langsung bergidik dan bilang "nggak mau!"
Nggak lama, ia lari ke papanya sambil bilang "papaaaa...temenin, mas mau bersih-bersih"
Saya refleks ketawa ngakak. Ga nyangka kalau dia akan bereaksi seperti itu. Tapi nggak apa apalah ya, nak. Namanya juga belajar.
Love you, boy 

#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari


You Might Also Like

0 comments