10 Alasan Saya Kalap di Big Bad Wolf 2016 Lalu.

May 06, 2016


Hello, there..
Are you one of the "victim" of the Big Bad Wolf Indonesia 2016 yang digelar di ICE BSD Hall 10 sejak tanggal 30 April-8 Mei nanti?
I was one of them, though I am still the victim until now.
Kenapa sih bisa kalap di #BBW2016?
Well, sudah sejatinya kalangan emak-emak selalu tergoda dengan empat huruf sakti, "SALE"
Saya  jarang sekali tergoda dengan sale baju, sepatu or even underwears, tapi kalo dah urusan buku? ehem, gaji sebulan bisa numpang lewat.. -__-'
Dan sale kali ini lebih luar biasa. Dari bulan yang lalu saya dah nabung untuk beli handphone sebenernya, tapi ternyata jatah beli handphone itu ludes di arena BBW2016 ini. Nyesel? Nggak.. ini aja lagi ngitung2 buat beli buku lagi disana.. haha.. emang racun banget ini BBW
Event yang sudah menjadi acara tahunan di Malaysia sejak tahun 2009 ini, baru diadakan di Indonesia per tahun 2016. Lama banget yah baru ekspansi kemari, pakcik, makcik?
Pertama, kenapa namanya "Big Bad Wolf" coba? ternyata eksibisi ini mengambil tema "Serigala dan si Kerudung Merah", nah ceritanya si serigala ini tuh nyulik buku-buku... makanya buku-buku yang dijual disini itu bisa murah.. so, kita-kita yang beli buku disana adalah penadah.. hahaha *evillaugh* Dah jadi rahasia umum kan, kalo barang "culikan" harganya murah? :P
Tapi bagi saya, emak-emak kalangan menengah yang bisa beli buku import cuma waktu pas tugas ke Davao, ini adalah kesempatan emas! Gimana nggak, buku-buku yang cuma kita bisa liat wara-wiri di amazon.com dengan shipping cost yang bikin sesak anak kos disini bisa didapatkan dengan harga edan!
Niat awal ke BBW ini adalah untuk cari buku berbahasa Inggris yang bagus untuk bahan ngajar, eeeh.. melenceng dong itu niat mulia.. karena buku IT yang saya cari nggak ada. Alhasil, saya malah beli board books untuk Asaboy (which he chose by himself) dan beberapa buku grammar untuk saya. Lumayan juga sih buat referensi buku anak. :)
Well, back to the BBW! Alasan saya kalap di BBW 2016 adalah:
  1. Konsepnya unik. Pameran ini berkonsep "belanja di gudang", nggak ada tuh buku berjejer rapi di lemari buku.. yang ada itu buku literally digelar di atas meja dan silakan pilah pilih sendiri buku yang akan dibeli. Waktu itu sih sebenernya saya ngarep punya drone jadi bisa lihat semua buku yang dijual dari atas.. hehe
  2. Diskonnya gila! Saya nggak ngincer novel, tapi board books.. board books yang kalo harga normalnya bisa di atas 500 ribuan (ngintip di amazon.com), disini paling cuma 80-250 ribu! book sets, children's first books, aaarrgh... bisa gila deh kalo inget itu..
  3. Nyaman. Dengan syarat, datangnya di jam dan hari kerja (which is dah nggak mungkin ya sekarang-this post was made 0n 6th May) atau tengah malam sekalian karena di jam segitu emang cuma emak berniat baja yang mau hunting sambil ngalong.
  4. Koleksi bukunya buanyaaaaaaaak buangeeeeet. Mulai dari buku referensi, ensiklopedia setebal gajah, buku mewarnai selebar sprei (ok, I am exaggerating!)  sampe board dan activity books yang sangat menyenangkan untuk ngajak main anak. Asaboy malah sempat dapat acitivity book yang kertasnya bisa dipakai untuk merakit mainan truk.. plus itu truk kertas bisa di tarik-lepas kayak mobil-mobilan gitu.. keren banget.. bapaknya juga sih yang dikerjain buat ngerakit.. hahaha
  5. Pramuniaga-nya ramah. Waktu saya tahu soal BBW, saya ngincer buku biografi Steve Jobs, yang ternyata nggak ada . Entah sold out atau emang nggak ada stok... tapi yang bikin trenyuh (ciee) adalah pramuniaganya ramah banget bahkan sampai bantuin saya nyariin sana sini untuk buku itu. Ada lagi pramuniaga cowok yang sempat nemenin Asaboy main dengan board booksnya.. they were very nice! ^_^
  6. Pengunjungnya tertib dan gak kayak mau makan orang. Dengar kata SALE dan OBRAL biasanya emak-emak  pengunjung bazaar gitu tingkat keganasannya melampaui singa. Nah, waktu kemarin saya ke BBW, sebagian besar dari pengunjung itu anteng-anteng aja gitu pilah pilih buku dan kalaupun punya minat yang sama terhadap buku tertentu, nggak saling rebutan sampe ngeluarin golok.. haha.. pada santai aja gitu.. :)
  7. Tata letak buku dan fasilitas pendukung jelas. Semua kumpulan buku diberikan penanda yang cukup jelas dan terpampang nyata. Jadi kita bahkan ga perlu nanya buku genre A ada di meja mana, kecuali  nggak bisa males baca. Karena semuanya dah ada plang  segede-gede gajah. Alur pengunjungnya juga dibuat serapi mungkin, dengan masuk di pintu depan kemudian ke terus ke belakang sampai ke kasir terus pintu keluar di gang. O ya, masuk pameran ini gratis, tapi pas keluar kita siapkan struk belanja kita untuk diperiksa)
  8. Rentang pameran lama. Dibuka tanggal 30 April dan ditutup 8 Mei nanti. Lumayan cukup waktu lah ya buat ngeborong.
  9. Jam bukanya gila. Setahu saya, baru kali ini ada pameran buku yang buka 24 jam sehari, non stop.. itu waktu tanggal 5-8 Mei nanti. Jadi kebayang kan lo bisa belanja buku sambil pake piyama.. sekalian ngalong kali yah.. :P
  10. Ada charity booth. Supaya rejeki tambah lancar, yang mau sedekah buku bisa langsung membelikan buku untuk pihak yang membutuhkan dan menyalurkannya secara langsung disini. Asyik, kan?
Dari sekian banyak alasan yang saya kemukakan di sini, yang paling menyenangkan menurut saya adalah yang tentang koleksi dan harga. Secara, yah.. untuk kita nih-orang Indonesia dengan  cap "minat baca rendah"- nyatanya di BBW ini semua orang sumringah, semua orang bergairah untuk berburu buku. Semoga BBW bisa diadakan setiap tahun di Indonesia.. dan semoga juga bisa diadakan di kota-kota lainnya.. amiiin :*


You Might Also Like

0 comments