Kegagalan Bukan Akhir Perjalanan

feeling down

Have you ever feel that you've failed?
When things gone wrong, 
When events happened in not the way they're supposed to be. 
The most pathetic moment was, there's nothing you can do to make it better. 
You just feel down.. and drowned. 
People said that being a mother is the best thing ever happened to a woman. 
Yes, I agree. 
But, what if things gone wrong?

With the social media booming these days, mothers post about how happy their life are. 
Their beautiful babies with the cute acts and submissive children. 
On the other hand, other moms are struggling holding their crying children in their arms, don't have time to go to the toilet or even take a nap for a while. 

They are struggling.
Combating the stigma, while trying to prove, the beauty of parenting. 

One statement for you, struggling moms, 
Don't ever comparing yourself with other moms, or even comparing your children with other children. 
Karena sudah jelas bahwa setiap orang mempunyai "medan perang"nya masing-masing. Ada ibu yang anaknya gampang makan, tapi susah diajak istirahat dan masih mengompol. Ada juga ibu yang anaknya udah lancar ngomong, tapi belum bisa jalan. Ada ibu lain, ada anak lain. Semuanya lain. Jadi ya, jangan disama-samakan.

Berhenti bilang, "Eh, kok anak saya begini, ya? Nggak kayak anaknya ibu itu"

Ketika kita merasa sedih saat membandingkan diri dengan ibu lain, coba bayangkan gimana perasaan anak kita saat dibandingkan dengan anak lain?

So today, my biggest achievement is, I decided to stop comparing my beloved son, with other children. 

Susah memang, karena walaupun tidak terucap, pikiran kita kadang terlalu liar untuk dikekang.
Tapi bisa.

Mulai saat ini, saya melatih pikiran saya sendiri untuk mengevaluasi perkembangan Asaboy dengan membandingkan dirinya di masa sebelumnya.
Contoh:
Tahun lalu Asaboy belum bisa naik sepeda dengan lancar. Tahun ini, hampir setiap hari, Asaboy selalu bertanya, "Mami, ini udah sore belum?". Karena sore hari adalah waktu yang kami sepakati untuk bersepeda bersama.



Kemampuan lain yang meningkat adalah, inisiatif.
Seperti yang saya tulis kemarin, Asaboy sudah mempunyai kemauan untuk memungut sampah yang ada di jalan, kemudian membuangnya di tempat sampah.

Baru menuliskan dua perkembangan Asaboy saja rasanya kami cukup optimis bisa membesarkannya dengan baik (ih, narsis). Padahal waktu Asaboy masih bayi, saya sempat mengalami baby blues. Jadi saya sangat lega bisa mencapai titik ini sekarang.

Saya nggak tahu Allah akan kasih sampai berapa tahun lagi. Namun semakin hari, rasa syukur ini semakin bertambah. Betapa Allah demikian baik dan sayang kepada kami. Semoga, amanah ini bisa kami jaga. Amin.

#Day8
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga









Comments

Popular posts from this blog

Berenang di Kolam Renang Matoa

Periksa Skoliosis Dengan BPJS (1)

Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) 2015