Posts

Showing posts from August, 2016

Plagiat Konten? Laporkan!

Image
Image: Pinterest Hari ini ketika akan mengerjakan "PR pagi", saya menemukan sebuah posting yang bikin nyesek . Seorang blogger curhat di grup KEB bahwa konten blognya dicuri plek ketiplek oleh oknum yang hanya mencari keuntungan via adsense . Geram? pastinya. Membuat konten itu bukanlah hal yang mudah. Melihat hasil karya kita dipajang begitu saja tanpa izin , sembari dibumbui dengan iklan di sana sini terang saja membuat nyeri hate . Sebagai sesama blogger , saya pun emosi dan berusaha mencari solusi. Apa sih, yang dapat kita lakukan ketika menemukan konten plagiat? Hal pertama adalah ikutan  pecahkan saja gelasnya biar ramai . Komentar di posting curhat sang teman kemudian menghujat si plagiator sambil menyemangati teman blogger yang kecurian untuk terus menulis. Well , berhubung kita sama-sama ada di dunia maya dan hal ini bisa terjadi kepada siapa saja, let's take a look tentang hal teknis apa saja yang bisa kita lakukan untuk menindak si plagiator in

Garasi Mobil Mainan

Image
#Asaboy suka sekali dengan segala hal yang berbau otomotif. Nggak heran, setiap mampir ke toko mainan maka obyek yang diincar adalah mainan mobil, truk, mobil pemadam kebakaran, dump truck  bahkan heavy vehicles seperti excavator dan traktor. Mainan tersebut semakin menumpuk dan memenuhi space di dalam kotak mainannya. Berbekal ide dari pinterest dan beberapa creative post di facebook , akhirnya kami membuat Garasi Mobil Mainan dari berbagai bahan bekas yang ada di rumah. Garasi Mobil Mainan Bahan: 1 kardus bekas ukuran standar (ukuran besar atau kecilnya relatif, tergantung kebutuhan dan space  ruangan yang tersedia) 4 buah botol minuman bekas (kami menggunakan bekas botol minuman jeruk) 1 lembar impraboard  Foam double tape Lem tembak dan isinya Gunting Cutter Spidol/ pen Penggaris Cara Membuat: Potong kardus sesuai ukuran yang diinginkan, kemudian buatlah 4 bulatan sebagai dasar untuk menempelkan botol bekas. Aturlah jarak antar botol bekas s

Tentang #FullDaySchool

Image
Belakangan ini, timeline media sosial kita ramai dengan wacana Mendikbud yang baru tentang #FullDaySchool. Wacana kebijakan ini konon sengaja dilempar oleh pejabat yang menggantikan posisi bapak Anies Baswedan di bulan Juli silam, untuk mengetahui respon dari masyarakat. “Jika memang belum dapat dilaksanakan, saya akan menarik rencana itu (Rencana Full day School Dibatalkan) dan mencari pendekatan lain,” kata Muhadjir dalam konferensi pers di restoran Batik Kuring, Jakarta, 9 Agustus 2016. “Masyarakat harus mengkritik gagasan ini, jangan keputusan sudah saya buat kemudian merasa tidak cocok.” Respon dari masyarakat pun pro dan kontra. Para orang tua yang sudah menyekolahkan putra/i-nya di sekolah dengan sistem tersebut nampak mendukung wacana ini. Namun, bagi sebagian masyarakat lain, khususnya para orang tua dan siswa di sekolah negeri, mereka menyuarakan hal yang sebaliknya. Lahirnya wacana ini disebabkan oleh kekhwatiran Mendikbud akan banyaknya kejahatan di dunia anak.

Internet: Medan Perang Konten

Image
Saat menjelang istirahat malam tadi, tiba-tiba ponsel saya bergetar pelan. Ternyata, kakak ipar saya yang mengirimkan sebuah pesan via Whatsapp. Beliau mengirimkan rekaman suara kemenakan saya (4th) yang sedang melafalkan hadist adab makan dan minum. Tak lama kemudian, sebuah rekaman suara menyusul.  "Tante, adik sudah hafal hadist", ujarnya. Kemudian saya balas dengan teks "Alhamdulillah, adik.. :*".  Image: www.pixabay.com Thanks to the internet.  Karenanya, silaturahim menjadi kian mudah dan murah. Ketika ruang, waktu dan kondisi geografis bukan lagi menjadi kendala. Walapun ada ungkapan yang menyatakan bahwa internet mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Tapi menurut saya, sebagaimana hadist yang diriwayatkan oleh HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits;  Innamal a'malu binniyat Yang artinya, "Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya" Sejatinya, internet hanyal