Posts

Memesona Itu Kamu, Poy...

Image
"Ting"

Melatih Inisiatif Anak Untuk Membantu Orang Tua di Rumah

Image
"Mami, mas boleh bantu, nggak?" Biasanya, itu adalah kalimat pamungkas yang dilontarkan #Asaboy kalau dia lihat saya sedang mengerjakan pekerjaan domestik macam cuci piring, masak dan jemur pakaian.  Ibu mana sih yang nggak senang kalau anaknya punya inisiatif untuk membantu pekerjaan rumah tangga? Ya tapi nggak dari tangan anak usia balita juga kali, mak... hahaha Resiko dibantuin anak balita adalaaaah.. Pekerjaannya nggak selesai-selesai dan cenderung bikin nambah berantakan. Belum lagi emak harus bekerja dua kali karena insiden baju dilempar, piring yang sudah dicuci dimasukkan lagi ke tumpukan piring kotor, atau bahkan kecap yang dibubuhkan ke masakan yang nggak seharusnya.

Been there, done that.
Lelaaah hayati kalau si kecil dah ikut-ikutan ngrecokin  bantuin. Nyokap sih suka ngelarang juga karena khawatir kalau cucunya ikut-ikutan masuk dapur karena bahaya dekat kompor. Well, saya pun parno kalau si bocil ngikut masuk dapur. Tapi ya, apalah daya. Rumah cuma sekotak dan…

Ibu Profesional, Ibu Sempurna?

Image
Pernah dengar tentang Institut Ibu Profesional?

Sekolah orang tua yang dibangun oleh Ibu Septi Peni Wulandani dan Bapak Dodik Mariyanto.

Dulu saya sih sempat jiper waktu mendengar tentang "sekolah daring" ini. Secara yah, saya mah jauh lah dari embel-embel predikat seorang ibu yang profesional.

Bangun masih kesiangan, sama anak masih nggak sabar, masih suka ngomel dan merepet seenaknya. Masih banyak kurang bersyukurnya sama kondisi yang Allah dah kasih dari dulu sampai sekarang.

Terus, dengan kondisi ruhiyah yang demikin carut marut, masih berani gitu ikutan matrikulasi Institut Ibu Profesional?
Iyah.
Justru karena saya belum bisa menjadi ibu yang baik maka saya nekat nyemplung di matrikulasi. Kalau sudah baik mah langsung aja jalan sendiri menjalani kehidupan sebagai ibu rumah tangga tanpa perlu bimbingan orang lain.

Dulu, "bapak kaya" saya pernah berkata bahwa kehidupan keluarga kecil kami itu dimulai bukan dari nol, tapi dari minus, entah minus berapa. Yang pas…

Rangkuman Diskusi Matrikulasi Sesi-8: Misi Hidup dan Produktivitas

Image
Diskusi 1 
Profil Narasumber SEPTI PENI WULANDANI
🔅Ibu dari 3 orang anak. Baru menekuni passionnya di dunia anak dan keluarga saat membangun rumah tangga bersama sang suami.
🏆Peraih DANAMON AWARD sebagai individu pemberdaya masyarakat tahun 2006 ini selalu menggerakkan masyarakat lewat pendidikan ibu dan anak.
🏆Keinginan kuatnya untuk menjadi "agen perubahan" mendorongnya untuk mendapatkan prestasi sebagai TOKOH PILIHAN MAJALAH TEMPO tahun 2007.
🏆Akhir-akhir ini sedang menekuni dunia digital untuk pendidikan para ibu, dan komitmennya ini mendapatkan penghargaan dari Kemenkominfo 2013 sebagai Kartini Next Generation bidang pendidikan.
Facebook : https://www.facebook.com/septipw
Sesi Tanya-Jawab:
🙋  Debbie Ryanata 1.Kurikulum HS yg diterapkan ibu Septi untuk anak2 seperti apa? Apakah jam belajar anak2 yg berbeda usia tetap sama? ❤  Mbak debbi, kurikulum HS yang kami pakai kurikulum fitrah mbak, alamiah saja, bahwa mulai dari bangun tidur sampai mau tidur lagi itu dimaknai sbg…

MISI SPESIFIK HIDUP DAN PRODUKTIVITAS

Image
Berikut adalah resume sesi 8 Kelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional (IIP) Depok Batch 3 Kelompok 2



Bunda, perjalanan kita untuk menemukan misi hidup selaras dengan perjalanan produktivitas hidup kita. Maka materi menemukan misi hidup ini, akan menjadi materi pokok di kelas bunda produktif.

Sebelumnya kita sudah memahami bahwa
 “Rejeki itu pasti, Kemuliaan yang harus dicari”.  Sehingga, produktivitas hidup kita ini tidak akan selalu diukur dengan berapa rupiah yang akan kita terima , melainkan seberapa meningkat kemuliaan hidup kita dimata Allah dan seberapa manfaat hidup kita bagi alam semesta.


Be Professional, Rejeki will Follow
Tagline Ibu Profesional di atas menjadi semakin mudah dipahami ketika kita masuk ranah produktif ini. “Be Professional” diartikan sebagai bersungguh-sungguh menjalankan peran. Kesungguhan dan keistiqomahan seseorang dalam menjalankan peran hidupnya  akan meningkatkan kemuliaan dirinya di mata Allah dan kebermanfaatan untuk sesama.

“Rejeki will follow’ bisa…

Bisa Leyeh-leyeh Sambil Belanja, Idaman Semua Wanita.

Image
Pulang dari Museum Tekstil kemarin, badan rasanya agak unwell.

Kelelahan dilengkapi dengan migrain, jadilah sepagian tadi leyeh-leyeh. Asaboy juga ikutan nyantai, beliau bangun jam 10 pagi. Hahahaha..
Untungnyaaaa, kemarin masih punya voucher dari Honestbee, jadi urusan belanja hari ini bisa didelegasikan ke tim Honestbee.

Sambil gegoleran, saya pun pesan buah-buahan segar dari Transmart Carrefour via Honestbee. Kebetulan stok dapur juga mulai menipis, jadi yaa.. sekalian aja. :)
Waktu di Museum Tekstil kemarin sudah sempat nyoba belanja via Honestbee juga, tapi sayangnya karena ada sedikit masalah teknis jadi ga bisa ikutan terima order disana. I don't know exactly what was the problem, but it wasn't so serious. 
Setelah saya coba logout lalu restart aplikasi, everything runs well dan saya pun bisa order. Hepi!

Oya, balik ke Honestbee.Ini adalah layanan belanja daring yang berbasis di Singapura. Untuk Indonesia sendiri, saat ini layanannya baru tersedia di Jakarta, Tangerang,…

Belanja Sambil Wisata di Museum Tekstil Jakarta

Image
Indonesia adalah negara penghasil tekstil dan produk tekstil yang cukup diperhitungkan di dunia. Keanekaragaman suku bangsa dan budaya dengan ciri khasnya masing-masing, semakin menambah koleksi kriya kreatif Indonesia. Museum Tekstil yang berlokasi di Jalan Aipda K.S. Tubun No. 2-4, Petamburan, Jakarta Barat ini merupakan "gudang" aneka ragam koleksi tekstil negeri tercinta.


Jumlah koleksi yang tersimpan di dalam museum ini adalah 2350 koleksi, terdiri dari 886 koleksi kain batik, 819 koleksi kain tenun, 425 koleksi campuran, 70 koleksi peralatan, 150 koleksi busana dan tekstil kontemporer. Ragam tekstil dari Sabang sampai Merauke, semua terpampang nyata disini.

Berkunjung ke Museum Tekstil ini bagaikan mengunjungi toko suvenir dari masing-masing daerah di Indonesia. Pada hari Sabtu, 25 Februari lalu saya berkesempatan untuk datang dan melihat secara langsung rangkaian koleksi di museum yang diresmikan pada tahun 1976 ini. Ada dua gedung yang digunakan untuk memamerkan sem…