Mengajarkan Anak Menyeberang Jalan Secara Aman

Lokasi rumah yang strategis memang jadi idaman setiap orang. Dekat dengan pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan, stasiun dan terminal memang jadi salah satu pertimbangan. Untungnya sih kami sekarang numpang  tinggal di rumah Oma, yang notabene memenuhi kriteria tersebut. 

Rumah oma nggak terletak di pinggir jalan raya, tapi di tepi jalan utama komplek perumahan yang biasanya memang ramai kendaraan. Buka pintu pagar, langsung ke jalan. Buat kami orang dewasa sih nggak masalah. Tapi, gimana dengan anak-anak?

Asaboy sudah tinggi dan bisa membuka pintu pagar sendiri. Maka biasanya pintu pagar kami gembok demi keamanan. Namun, yang namanya anak-anak, makin dilarang, makin penasaran. Sekali dua kali dia bisa kami "kurung" dengan pagar bergembok. Selanjutnya? Wassalam. Kapan pintu pagar terbuka, bocil langsung nyeruntul ke jalan, mirip burung baru dilepas dari sangkar. 

Kami dah coba untuk kasih penjelasan bahwa kalau setiap keluar dari pagar, mas wajib tengok kanan dan kiri. Kalau aman, baru dia boleh nyeberang jalan. Tapi ya,... namanya juga anak-anak ya, bu... kalau dikasih tahu, masuk telinga kiri, keluar telinga kanan.
Nggak jarang, si papoy emosi karena Asaboy beberapa kali main lari aja keluar dari pagar. 

Karena dikasih tahu masih sering lupa, apalagi kalau dia asyik main sama kucing. Maka kami coba cari opsi edukasi lain. Sebagaimana layaknya para orang tua masa gitu kini, maka kami  ask Google for a help. Haha.

Dan, kami nemu ini!
Ta-daa..

Robocar Poli



Video ini bercerita tentang dua anak kecil, Kevin dan Doogi yang akan pergi ke pesta ultah Jenny, teman mereka. They keep arguing on the way there sampai akhirnya nggak ngeh pas mau nyebrang jalan. Lalu, muncullah si ganteng Poli untuk menyelamatkan mereka. Setelah itu, Poli memberikan wejangan tentang hal apa saja yang perlu diperhatikan sebelum menyeberang jalan. 

Berhenti dulu di pinggir jalan

Sambil nonton, kita bisa sambil nitip "pesan sponsor" alias menjelaskan ke anak tentang langkah aman menyeberang jalan. Langkah pertama kita harus berdiam sejenak di pinggir jalan. 

tengok kanan kiri
Selanjutnya, ingatkan anak untuk tengok kanan dan kiri untuk memastikan tidak ada kendaraan. Atau, kalaupun ada kendaraan, mereka semua sudah berhenti untuk memberikan jalan kepada kita. 

tetap waspada saat menyeberang
Last but not least, sampaikan ke anak untuk tetap waspada selama menyeberang jalan. Jangan manteng aja ke depan, tapi nggak aware dengan kondisi sekitar. 

Jangankan si bocil, emaknya aja demen nonton ini. Aksinya Poli ini mirip dengan Optimus Prime di Transformers. Cool, helpful dan sangat bijaksana. Cinta banget deh saya sama klip CSR kerjasama Hyundai, ROI Visual dan EBS ini. 

Kekurangan dari video ini cuma.... rada jauh sih memang kondisinya sama di tanah air tercintah. Haha... ya karena nggak semua penyeberangan jalan di kota ini ada lampu merah penyeberangan. Zebra cross juga masih terbatas. Kalaupun ada, jaraaaaaaang banget kendaraan yang super duper ramai itu mau full stopped saat kita akan menyeberang. Tapi ya, namanya juga usaha. Sebagai orang tua, yang penting kita sudah berusaha untuk menyampaikan apa yang benar. 
Lucunya, setelah nonton ini kadang si bocil protes. "Moy, kok mobilnya masih pada berantakan?" maksudnya nggak berbaris rapi dan langsung jalan begitu kami lewat, nggak nunggu sampai kami sampai di seberang jalan dulu. 
Di situ kadang saya suka sedih. 
Tapi sekalian ngasih tahu si bocil juga, sih. "Nanti kalau mas sudah besar dan bisa bawa mobil sendiri, tahu kan harus bagaimana kalau ada orang nyeberang?" 
Sekarang sih bocil cuma ngangguk-ngangguk. Semoga aja ingat terus sampai gede. Amin. 
Oya, andalah saya dan papoy kalau dia dah lupa dengan rule menyeberang jalan adalah... "mas, ingat cerita Kevin, nggak?" maka si bocil pun langsung minggir.. hihi..







Comments

  1. wah ini aplikasi keren buat anak ya, memang jaman sekarang mau apa saja mudah, dulu aku sih ngajarin anak pakai gambar atau bikin alat peraga sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mbak Tira... ini video, mbak. Bukan aplikasi :)
      Alhamdulillah semua jadi lebih mudah, asal selektif aja sih ya pilih konten yang positif ^_^

      Delete
  2. Aiih robocar poli ada video ngajarin nyebrang jg yaaa. Ntr ah aku mau ksh liat jg k anakku mba :p. Dia walo cewe tp kesukaannya robocar poli. Kmrn di Korea mainan yg dia beli jg robocar poli ini :D. Mumpung di negara asalnya murah. Kalo di jkt kan mehong ya :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Fanny. Video ini bisa jadi media untuk ngajarin anak hal2 abstrak seperti do's dan don'ts kayak gini. hehe.
      wah asyik banget beli Poli di Korea... kalo ke Korea lagi bilang2 ya mbak, nitip.. wkwkwkwk.. *modus

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) 2015

Meminta Maaf

Balada Stik Es Krim