Skoliosis? Siapa Takut?

"Opsi yang tersedia saat ini pasang brace  dan exercise ringan. Dengan kondisi mbak sekarang, olahraga yang disarankan adalah latihan yang melatih core muscles seperti yoga, pilates dan berenang."
"Kalau running gimana, dok?"
"Hm.... saya nggak anjurkan, ya"

Demikian pembicaraan terakhir saya dengan dr. Ray, dokter spesialis tulang di RS. Hermina Depok. Rasanya sedikit patah hati ya, karena saya sudah mulai mencintai lari (bukan lari dari kenyataan, yah) Haha.

Agak sedih juga karena vonisnya sama dengan hasil cek up tahun 2001 lalu. Pasang brace. That was not what I expected before. But I know that I don't have much choice. Menurut sang dokter pun, fisioterapi di RS nggak akan membantu banyak. Enough said.
Kenapa urusan pasang brace bikin saya galau setengah mati?
1. It reminds me of about the year of 2001, pertama kali tahu bahwa saya punya skoliosis. Baper lagi, deh.. haha. Ya, masalahnya dulu itu stop merawat skoliosis karena mentok di antara dua pilihan: pasang brace atau operasi. Kenapa gak ada yang dijalani? Karena mentok di alasan klasik, finansial. :D

2. Nggak kebayang gitu saya pake brace. Pastilah nggak nyaman. Eh, tapi ini galau antara mau pilih pake brace yang mana. Pas browsing2 dapat beberapa rekomendasi sih seperti semi rigid brace, GBW, atau spinecor (ini yang dipake indi). Soal harga saya juga belum tahu, sih. Yang pastinya nggak ditanggung BPJS. -_-'

Jadiiii.. karena pilihan yang tersisa adalah light exercise, maka mulailah saya hunting studio Yoga yang terjangkau (tempat dan biayanya :D). Dapat kabar dari teman di komunitas Depok Menulis kalau ada studio yoga/ zumba de el el yang cukup nyaman dan terjangkau. Maka saya pun meluncur kesana.

Sempat rempong karena harus menitipkan #Asaboy dulu pagi-pagi ke nyokap, baru bisa cus ke Lilou Space. Sempat nyasar juga karena data dari Google maps itu katanya Lilou dah tutup, yakali...? Akhirnya saya telepon aja ke (021) 22867767 dan mbak2nya bilang kalau lokasinya sebelahan sama tukang nugget. Baiklah, meluncur dari Jalan Raya Juanda, belok kiri ke Komplek Pelni, mentok belok kiri lagi, setelah Alfamart terus aja... kelihatan deh plangnya "Lilou Space" di sebelah kiri jalan. Hadeh, kadang terlalu percaya sama gugel mep juga nyusahin, yah :D

Lantai 2 Lilou Space. Lega, ya? :P
Sampai di Lilou, saya dan teman mau urus administrasi dulu, tapi kata mbak resepsionisnya, "langsung aja ke atas, mbak...karena sepertinya sudah mau mulai" aih, cakep. customer service first, profit next, yah... hihi. Kami pun langsung naik ke lantai 2. Selepas ganti baju, langsung gelar lapak  matras yoga (yang memang sudah disiapkan disana, jadi ga ribet bawa sendiri) dan sok iyeh ikut pose yang ditunjukkan sama instrukturnya.

stok matras :D
Sebagai pemula, saya memang sengaja pilih kelas Hatha. Beruntungnya, hari itu banyak member lama jadi si instruktur memutuskan untuk Vinyasha aja dan konsen ke back bent. Yasalam... ini punggung rasanya kayak diperes-peres... hahaa.. Eh tapi ajaibnya, malah enak... Saya pun berjuang untuk memeragakan beberapa pose yang masyaallah ajaib. Tangan kemana, kaki kemana.. :D

Yang saya suka dari coach Wati-instrukturnya, adalah.. beliau sangat perhatian sama peserta latihan. Bahkan yah, pas sesi relaksasi, kami dapat jatah "pijit dahi" pake minyak terapi yang so extremely calming.. I can felt the positive energy around.. plus, selama latihan kan ada musik healing therapy gitu. Duh, jadi nggak sabar nunggu minggu depan nih.. ^_^.

Setelah sesi relaksasi, selesailah sesi latihan yoga hari itu. Saya yang memang niat ikut yoga untuk terapi skoliosis, langsung PDKT sama coach Wati dan menceritakan kondisi skoliosis terakhir. She was so generous and showed me several poses to make my back better. Kalau istilah beliau, peragakan pose yang "manjangin tulang punggung". No twisting. Iyalah ya, emang dah twisted juga ini si tulang punggungnya. :P

me and coach Wati

Ngomong-ngomong soal coach Wati, she is a mother of three dan yang paling gede anaknya dah SMA! Whooaaaa.. gak nyangka banget, kan? badan bisa langsing singset, muka kinclong bin seger... Ya Allah.. dunia kejam bener yah? :D kontras banget sama saya yang baru beranak satu balita.

Intinya sih, bukan soal singset. Tapi menurut beliau, bagaimana kita bisa mensyukuri keadaan apapun di dalam hidup. She also said that behind her "imut" face, bukan berarti beliau nggak punya masalah...

"Kalau sudah di atas matras, orang kan nggak mau tahu perasaan saya lagi kayak apa. Tahunya berpose aja. So when I'm on it, I left all of my problems behind and do the best for my students

bikin meleleh nggak, sih?

Yang mau ketemu sama coach Wati bisa langsung ke Lilou Space di


Oya, kelas Yoga itu ada 3 macam: Hatha, Vinyasha dan Svaha. Kalau pemula ya ikutnya Hatha aja.. diajarin basic poses sampai bisa! :D
Jadual kelas Yoga & Zumba
Soal biaya, alhamdulillah sih nggak bikin meras kantong. Dengan pelayanan ciamik kayaknya worth it bayar segitu #emakirit

Price List
Hm, so far, so good. Tadi setelah ngobrol sama coach Wati soal skoliosis saya, beliau bilang bahwa di kelas hatha berikutnya bakal lebih dimaksimalkan untuk "scoliosis exercise" aaaah... senangnyaaa!

Yang penting, semangat!.. skoliosis bukan akhir dunia. Tuhan cuma punya cara khusus untuk menyayangi saya... Duh, baper lagi.. haha...









Comments

  1. Jadi kangen yoga, sudah lama banget ga yoga huhu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe... hayoo exercise lagi, mbak.. :)

      Delete
  2. Wow, skoliosis bisa dibenerin dengan yoga, ya...baru tahu aku mbak.
    Semoga sukses terapinya dan bisa kembali beraktivitas dengan lebih nyaman.

    Salam kenal, mbak. Senang bisa berkunjung dan dapat ilmu yang bermanfaat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk membantu peregangan otot dan mengurangi nyeri, mbak. Kalau untuk benerin sih tetep harus dengan intervensi seperti operasi.. hehe..

      salam kenal juga, mbak. terima kasih sudah mampir :)

      Delete
  3. Replies
    1. Amiiin... terima kasih banyak, mbak :)

      Delete
  4. Baru tahu istilah scoliosis. Tetap semangat ya mba....

    ReplyDelete
  5. Tetap semangat mba. Benar kata mba, skoliosis bukan akhir segalanya. Bisa jadi ini cara Allah menyayangi mba....

    ReplyDelete
  6. Yoga juga bisa membantu perbaikan tulang belakang ya, mba. Semoga sehat2 terus ya, mba ☺

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, mbak Nita.
      untuk mengurangi nyeri juga sih.. hehe.. amin.. terima kasih banyak, mbak :)

      Delete
  7. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  8. Aku pun punya masalah dengan tulang yg rapuh. Disarankan yoga juga. Tapi khawatir malah remuk hahahha aman 'kan ya Mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. afaik, kalau olahraga itu bisa menambah kepadatan tulang mbak. Coba aja dulu mbak, tapi sebelumnya bilang sama instrukturnya dulu jadi pose-nya juga disesuaikan. :) semoga sehat selalu ya ^^

      Delete
  9. Wah, baru tahu kalau yoga juga asa skoliosis exercisenya, sejak pindah lagi ke Serang susah cari tempat yoga di sini. Tfs Mbak, semoga cepet pulih ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, mbak. wah.. semoga lekas kejodohan sama yoga studio disana ya.. hehe..
      Amin.. thank you very much, mbak :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) 2015

Meminta Maaf

Balada Stik Es Krim